JASMANSYAH

Media Shilaturrahmi, berbagi informasi & Ilmu

Archive for the ‘TIPS & TRIKS’ Category

TIPS AMAN DALAM BERPONSEL

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 19, 2008

TIPS AMAN DALAM BERPONSEL
Jumat, 15 Februari 08 – oleh : adminMeskipun teknologi memudahkan aktivitas manusia, namun WHO menyimpulkan penggunaan ponsel secara terus-menerus selama 5-18 tahun atau lebih menimbulkan risiko tinggi terkena kanker darah (leukemia) atau kanker pangkreas. Seseorang yang sering terkena radiasi ponsel, cepat atau lambat, dapat mengalami efek detrimental pada otak.

Riset medis di Amerika menunjukkan, laki-laki yang menggunakan ponsel lebih dari 4 jam setiap hari mengalami penurunan jumlah sel mani hingga 40 persen dibandingkan laki-laki yang persentase pemakaian ponselnya rendah. Dari begitu banyak perilaku penggunaan ponsel, ada enam fakta yang ternyata secara medis berpengaruh kepada fisik si pengguna. Apa saja itu ?

1. Menggantungkan ponsel dileher atau pinggang
Menggantungkan ponsel dileher memang sudah biasa kita lakukan karena terasa lebih praktis. Namun fakta medis berbicara lain. Menyimpan ponsel di sekitar areal leher berbahaya bagi penderita arrhythmia atau gangguan irama jantung. Fungsi jantung menjadi tidak sempurna akibat pengaruh radiasi dari ponsel yang menggantung disekitar dada.
Solusi : Selalu simpan ponsel dalam tas, dompet, atau sarung dengan cara digenggam, bukan diikatkan pada pinggang atau digantungkan pada leher.

2. Langsung menempelkan ponsel di telinga ketika hubungan belum tersambung
Umumnya, begitu memencet nomor yang ingin dihubungi, pengguna langsung menempelkan ponsel di telinga untuk mendengarkan apakah nada sudah tersambung. Padahal percakapan belum dimulai sedetik pun.
Solusi : Ketika hubungan telepon belum tersambung, radiasi akan bertambah kuat. Beri selang waktu lima detik untuk kemudian menelepon ulang kembali. Lansung jawab jika ada telepon masuk.

3. Menempelkan ponsel di telinga ketika menelepon. Kelemahan suara yang dihasilkan sebuah ponsel bisa jadi alasan kenapa banyak orang yang tidak menjaga jarak sedikitpun antara telinga dan ponsel yang digunakan.
Solusi : Beri jarak antara telinga dan ponsel anda dan pilih operator dan ponsel yang mampu memberikan jaringan dan sinyal yang baik.

4. Melakukan percakapan terlalu lama. Tarif murah yang diberikan operator seperti memberi jalan tol bagi user untuk tak bosan bicara berjam-jam lewat ponsel. Padahal jika ponsel mulai terasa panas, anda tahu bahwa ada sesuatu yang tidak beres.
Solusi :
• Gunakan handsfree untuk mengurangi radiasi
• Jika terpaksa harus menelepon dalam waktu yang lama, letakkan ponsel secara bergantian di kiri dan kanan telinga setiap 1-2 menit
• Bila perlu, buat saja janji untuk ketemu

5. Berbicara sambil mojok di sudut tembok, dan berbisik-bisik saat menerima telepon. Menelepon dengan bersembunyi di sudut ruangan lebih membahayakan kesehatan. Dalam kondisi umum, penutupan sinyal di sudut ruangan dapat menyebabkan daya radiasi ponsel pada sudut tertentu bertambah besar.
Solusi :
• Usahakan untuk selalu mencari ruangan terbuka untuk berkomunikasi via ponsel.
• Jangan menggunakan ponsel untuk bergosip.

6. Menelepon sambil mondar-mandir
Tanpa disadari, sejumlah orang suka berjalan perlahan ketika menerima menelepon. Padahal menggerakkan posisi ketika menelepon dapat menyebabkan ketidakstabilan sinyal yang diterima. Kalau sudah begitu, terjadi luncuran daya tinggi dalam waktu singkat yang tidak diperlukan.
Solusi :
• Cari posisi nyaman
• Berhenti dan diam ketika menelepon, karena menelepon membutuhkan suara dan ponsel sebagai perantaranya.
• Membuat kebiasaan baru : tidak menjadi orang yang terlalu sibuk untuk sekadar menerima telepon.
• Tidak menerima panggilan telepon sama sekali jika Anda sedang bergerak.

Riset-riset yang dilakukan oleh para peneliti kesehatan ternyata ada pula yang dibenarkan oleh pakar telekomunikasi. Untuklebih detil dan jelas mengenai hal ini dapat diperoleh di FORSEL edisi Februari 2008.

By Suriyadi
From : Kompas, 4 Februari 2008

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

Tips Bergaul Ketika Musim Natal Tiba

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 13, 2008

Tips Bergaul Ketika Musim Natal Tiba Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Sunday, 23 December 2007
var sburl9588 = window.location.href; var sbtitle9588 = document.title;var sbtitle9588=encodeURIComponent(“Tips Bergaul Ketika Musim Natal Tiba”); var sburl9588=decodeURI(“http://hidayatullah.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=6032”); sburl9588=sburl9588.replace(/amp;/g, “”);sburl9588=encodeURIComponent(sburl9588);

Setiap menjelang Natal, sebagian Muslim ada yang merasa dipojokkan tuduhan “tidak toleran”. Ada “Tips Syariat Islam” dalam bergaul dengan orang non-Muslim

Oleh: Rina Abdul Latif dan Eka Zulkarnain

ImageHidayatullah.com–Setiap menjelang Natal, sebagian Muslim ada yang merasa dipojokkan tuduhan “tidak toleran” jika tidak mengucapkan “Selamat Natal” kepada teman atau kenalan yang beragama Kristen.

Padahal, cara-cara seorang Muslim bergaul dengan para pemeluk Kristen atau agama lain dibimbing oleh syari’ah untuk diamalkan sepanjang waktu, bukan hanya untuk hari yang satu itu.

Pada dasarnya, Allah menyukai jika hambanya berbuat baik kepada sesama manusia, siapapun dan apapun agamanya selama tidak menampakkan permusuhan terhadap Islam.

“Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (terjemahan surat Al-Mumtahanah [60]: 8)

Berikut ini beberapa tips praktis dari Syariat Islam mengenai bagaimana cara bergaul dengan orang yang memeluk agama selain Islam.

1. Memberikan makanan

Rasulullah ShallalLahu ‘alaihi wasallam pernah memberi makan seorang lelaki Yahudi yang sudah tua, buta, dan sakit-sakitan setiap hari sampai beliau ShallalLahu ‘alaihi wasallam wafat. Bahkan beliau menyuapi Yahudi tersebut dengan penuh kelembutan, padahal setiap kali beliau datang untuk menyuapinya, lelaki itu mencaci-maki beliau selama beliau menyuapinya. Lelaki itu tidak tahu kalau yang menyuapinya adalah orang yang ia caci-maki.

Ketika Rasulullah ShallalLahu ‘alaihi wasallam wafat dan Abu Bakar menggantikan beliau menyuapi lelaki tua tersebut, Abu Bakar memberi tahu bahwa orang yang ia caci-maki itu adalah orang yang selama ini menyuapinya dan sekarang sudah meninggal dunia. Yahudi itu menangis kemudian masuk Islam.

2. Mengucapkan ucapan kegembiraan atau memberi hadiah

Hal tersebut biasanya dilakukan pada momen-momen tertentu seperti kelahiran bayi, kenaikan pangkat, mendapat pekerjaan yang lebih baik, mendapat penghargaan atas prestasi, dan lain-lain yang tidak berhubungan langsung dengan masalah ibadah (ritual agama). Islam tidak melarang hal-hal tersebut, bahkan menganjurkan.

3. Menolong mereka ketika kesusahan

Ini pula yang pernah dilakukan Rasulullah ShallalLahu ‘alaihi wasallam kepada lelaki Yahudi tua yang buta dan sakit-sakitan tersebut. Dalam hal ini termasuk yang sakit dan membantu mereka, membantu mereka yang miskin, terutama jika mereka adalah tetangga dekat, memberi air pada musim kekeringan jika mereka membutuhkan, memberikan beasiswa bagi anak-anak mereka yang tidak mampu, dan lain-lain tanpa menyuruh apalagi memaksa mereka memeluk Islam. Karena hidayah itu ada di tangan Allah.

4. Menerima dan memakan makanan pemberian mereka selama tidak mengandung unsur-unsur yang diharamkan

Babi, daging sembelihan yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya, dan khamr berikut turunannya tentu haram kita terima. Jelaskan dengan cara yang baik kepada mereka kenapa kita menolaknya. Mudah-mudahan penjelasan kita bisa jadi jalan hidayah dari Allah. Unsur-unsur haram ini tetaplah haram, dari siapa pun kita mendapatkannya, apapun agamanya. Jadi, selama dapat dipastikan bahwa makanan pemberian mereka itu tidak ada unsur-unsur tersebut, halal bagi Muslim untuk memakannya.

“ Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka…” (Al-Maidah [5]: 5)

5. Berlaku Adil

Suatu ketika Khalifah Ali bin Abi Thalib radhialLahu ‘anhu mengadukan seorang Yahudi yang beliau duga telah mencuri baju besinya kepada hakim setempat. Dalam pengadilan di mana Ali dan Yahudi tersebut hadir, pengaduan Ali radhialLahu ‘anhu tersebut tidak diterima, sebab Ali tidak menghadirkan saksi pencurian tersebut. Mendengar putusan hakim tersebut, Yahudi tersebut terkejut, karena sebelumnya ia sangat yakin bahwa pengadilan akan berpihak pada Ali radhialLahu ‘anhu, yang di samping ia seorang muslim, juga khalifah.

Di muka pengadilan tersebut, ia mengakui bahwa ialah yang mencuri baju besi Ali radhialLahu ‘anhu tersebut. Pengakuan itu diikuti dengan pernyataan keislamannya. Akhirnya Ali bin Abi Thalib memberikan baju besi tersebut sebagai ungkapan kegembiraannya.

Masalah Aqidah: Tidak Ada Kompromi

Ada pun hal-hal yang bersentuhan dengan masalah keyakinan, maka dalam Islam ada rambu-rambunya pula. Setiap perkataan dan sikap yang mengandung makna persetujuan dengan keyakinan mereka yang berseberangan dengan aqidah Islam, maka hal tersebut dilarang dalam Islam.

a. Mengucapkan Selamat Natal dan Menghadiri Perayaannya

Perayaan Natal bagi pemeluk Kristen pada zaman ini bermakna mengingat dan merayakan hari yang mereka yakini sebagai hari kelahiran Yesus yang mereka anggap Tuhan. Menghadiri atau memberi selamat Natal kepada pemeluk Kristiani tentu saja merupakan ungkapan persetujuan bahkan bahagia atas makna tersebut. Tidak bisa tidak. Padahal Islam mengatakan bahwa Isa (Yesus) adalah nabi dan rasul utusan Allah Subhana wa Ta’ala.

Dalih yang mengatakan bahwa boleh mengucapkan selamat Natal dengan niat hanya menghormati mereka sebagai manusia, tidak dapat diterima baik secara logika ataupun secara bahasa. Karena logika dan bahasa menunjukkan ucapan selamat merupakan keterlibatan jiwa (perasaan) orang yang mengucapkan selamat bahwa ia ikut merasakan kebahagiaan, sesuatu yang bahkan melebihi persetujuan atas apa yang diselamati. Bukan bahagia tanpa sebab.

Lalu, pantaskah seorang yang telah bersaksi bahwa tiada sembahan selain Allah, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, menyampaikan rasa bahagia ketika Allah disekutukan dengan yang lain? Karena bagi mereka Isa adalah “Tuhan”, sekaligus “anak Tuhan”. Mereka menyebut dengan jelas: “Tuhan Yesus!”

Ibnu Umar radhiaLlahuanhu pernah membuat pernyataan yang menegaskan betapa besar dan beratnya kesyirikan kaum Kristen ini karena mengatakan “tuhan itu tiga”.

b. Menghadiri Peribadatan Mereka

Menghadiri peribadatan adalah pengakuan yang nyata atas dasar keyakinan seluruh peserta berikut pemuka agama yang memimpin peribadatan tersebut.

Dua hal di atas termasuk ke dalam hal-hal yang Allah peringatkan dalam Surat Al Kafirun.

* Kedua penulis adalah guru Al-Quran di sebuah madrasah di Jawa Barat

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

Tips/Cara Mendapatkan Dan Mencari Pacar & Jodoh Idaman

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 13, 2008

Tips/Cara Mendapatkan Dan Mencari Pacar & Jodoh Idaman – Panduan PDKT / Pendekatan Ke Cewek/Cowok Yang Baik

1. Menjadi diri sendiri

Hindari berpura-pura menjadi orang lain yang anda anggap akan disukai oleh orang yang anda sukai. Menjadi orang lain untuk menjaga image atau jaim tidak selamanya menyenangkan karena mungkin akan menyiksa batin anda. :Selain itu jika pasangan mengetahui sifat kita yang sebenarknya mungkin bisa membuatnya ilfil dan kecewa berat.

Jika tujuannya adalah untuk menjaga penampilah maka sah-sah saja. Contohnya seperti memakai parfum untuk menutupi bau badan, memakai rexona untuk menghilangkan burket dan basket, dan lain sebagainya.

2. Menjadi orang yang menyenangkan pasangan

Sebisa mungkin kita berkomunikasi dengan pasangan secara seimbang dua arah. Baik si cewe maupun si cowo harus bisa menjadi lawan bicara yang seirama dan dapat membuat yang lain menjadi nyaman, terhibur serta tidak membosankan. Hindari gugup yang berlebihan karena gugup yang terlalu berlarut-larut dapat merusak komunikasi yang ada.

Pelajari apa yang disukai oleh pasangan. Hidari hal-hal yang tidak disukai oleh orang yang kita sukai dan berusaha melakukan apa yang disukai disesuaikan dengan batas kemampuan kita.

3. Menjadi orang baik

Siapa sih yang tidak suka dengan orang yang baik? Hanya segelintir cewek atau cowok saja yang senang dengan penjahat. Sifat baik yang dimaksud antara lain adalah jujur, setia, pengertian, suka menabung, sopan, rendah diri, tidak pelit, suka membantu, tidak merokok, tidak menggunakan narkoba, rajin beribadah, berorientasi jangka panjang, menghindari zina dan lain sebagainya.

Memiliki sifat yang tidak pemarah, sabar, bertanggungjawab, setia dan pengertian adalah sifat yang paling disukai. Bila anda belum memilikinya maka segera belajar untuk merubah sikap / sifat anda untuk menjadi lebih baik di mata orang lain tidak hanya di mata si do’i.

4. Memiliki modal yang cukup

Modal dalam hal ini tidak selamanya harus berbentuk uang atau materi. Modal sifat baik, tekat yang kuat serta keseriusan yang tinggi terkadang dapat mengalahkan harta dan materi. Selama sang pujaan hati merasa nyaman itu merupakan modah yang cukup kuat.

Uang dan materi jangan dijadikan hal yang berlebihan karena jangan sampai anda mendapatkan orang yang meterialistis sebagai pacar atau jodoh pasangan hidup anda. Buatlah materi yang anda miliki sebagai alat untuk melancarkan aktivitas pdkt anda.

Manage dengan baik setiap pos-pos pengeluaran jangan sampai kita menjadi terlihat pelit atau terlalu menghamburkan uang. Siapkan dana untuk nonton ke bioskop, pergi belanja bulanan kebutuhan sehari-hari, pulsa telepon hp serta sms, makan bareng, dan lain sebagainya.

5. Didukung oleh lingkungan

Keluarga, teman dan tetangga yang baik tentu akan menjadi nilai plus buat anda. Jika anda merasa lingkungan anda belum atau kurang mendukung, sebaiknya anda lakukan bina lingkungan untuk menjadi lebih baik sehingga dapat menunjang aktifikas pendekatan dengan kekasih hati.

6. Konsisten dan konsentrasi tinggi

Jangan mudah terpengeruh oleh godaan dan perkataan orang lain. Yakinlah bahwa si dia adalah pacar atau jodoh yang tepat bagi anda, namun anda juga harus mempelajari doi dengan baik agar kelak tidak merasa salah memilih pasangan. Hubungi doi setiap hari di waktu senggang untuk menjadi komunikasi dua arah yang lancar yang baik dengna membahas hal-hal yang disukai kedua belah pihak dengan sisipan humor untuk menghangatkan suasana.

Berikan sang tambatan hari waktu, tenaga, pikiran dan perasaan anda sepenuhnya agar si dia merasa dihargai. Buat rencana ke depan uantuk membina hubungan yang lebih jauh. Ajaklah si dia berdiskusi dengan anda mengenai masa depan nanti untuk melihat seberapa serius dia dengan anda.

Selamat Mencoba dan Terima Kasih

http://organisasi.org

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

TIPS PANJANG UMUR ADALAH “LARI”

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 13, 2008

Panjang Umur dengan Olah Raga Lari Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Wednesday, 13 August 2008
var sburl4909 = window.location.href; var sbtitle4909 = document.title;var sbtitle4909=encodeURIComponent(“Panjang Umur dengan Olah Raga Lari”); var sburl4909=decodeURI(“http://hidayatullah.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=7407”); sburl4909=sburl4909.replace(/amp;/g, “”);sburl4909=encodeURIComponent(sburl4909);

Studi terbaru menunjukkan, usia anggota klub lari ternyata rata-rata 20 tahun lebih panjang daripada mereka yang tidak pernah lari

ImageHidayatullah.com–Murah, sehat. Itulah lari. Kini, sebuah studi juga menemukan, mereka yang terbiasa lari ternyata lebih panjang usia daripada yang tidak. Studi yang dipublikasikan pada Senin (11/8) itu menunjukkan, usia anggota klub lari ternyata rata-rata 20 tahun lebih panjang daripada mereka yang tidak pernah lari.

Para peneliti dari Stanford University California tersebut menyatakan, berlari mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, dan penyakit gangguan saraf seperti Alzheimer.

“Dalam 19 tahun masa penelitian, kasus kematian pada pelari tercatat 15 persen. Sebaliknya, kematian pada non pelari tercatat 34 persen. Padahal, mereka rutin memeriksakan kesehatan,” tulis dr Eliza Chakravarty.

Tim peneliti menyurvei 284 anggota klub lari dan 156 orang dengan rutin memeriksakan kesehatan. Mereka berlatar belakang sosial dan ekonomi sama. Seluruhnya berusia 50 tahun ke atas.

Dimulai pada 1984, setiap responden mengisi survei data frekuensi pelatihan, berat badan, dan ketidakmampuan melakukan delapan aktivitas. Sebagian besar pelari berhenti berlari saat memasuki usia 70 tahun. Namun, sulit ditemukan orang yang benar-benar berhenti berlatih.

“Hampir semua melakukan hal yang lain, mereka melanjutkan olahraga lain,” ujarnya. Bahkan pada para lansia pun, olahraga meningkatkan kesehatan. Studi menunjukkan, pelari jarang mengalami cedera, termasuk cedera lutut. [rtr/jp/www.hidayatullah.com]

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

Syukur dan Sabar sebagai “Bahan Bakar” Motivasi Diri

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 13, 2008

Syukur dan Sabar sebagai “Bahan Bakar” Motivasi Diri

Oleh: Okke Nurtama

“Urusan orang mukmin itu sungguh mengagumkan, semua hal baik
baginya, dan itu hanya terjadi pada orang yang beriman. Jika
memperoleh kesenangan dia bersyukur dan itu baik baginya, dan jika
ditimpa kesusahan dia bersabar dan itu baik baginya.” (HR Bukhari
dan Muslim)

Seorang ibu setengah baya yang masih terlihat cantik, kaya raya karena punya
banyak perusahaan , tokoh masyarakat yang sukses, punya suami dan anak-anak yang
mencintainya, dan segudang status “prestasi” dunia lainnya sedang terbaring di sebuah
rumah sakit kanker kelas satu. Dokter memvonis bahwa stadium sakit kankernya masih
dini alias stadium penyakitnya masih rendah dan masih punya harapan sembuh.
“Banyak-banyak berdoa dan bersabar semoga Allah swt. memberi kesembuhan pada
Ibu,” begitu kata dokter spesialis kanker.

Walau sudah dijelaskan penyakitnya masih dini, namun si ibu itu merasa dirinya
tinggal “menghitung hari” alias menunggu pulang ke rahmatullah. Ia juga berpikir
dirinya sudah tak bernilai apa-apa lagi karena beberapa hari lagi kanker itu merenggut
nyawanya. Harta yang banyak yang selama ini dikumpulkan terasa sia-sia saja. Rasa
kesal, marah, tidak menerima takdir Allah swt., menyalah-nyalahkan para dokter, dan
lain-lain campur aduk menjadi satu. “Bagaimana mungkin aku harus cepat mati?
Padahal aku belum puas menikmati hidup! Aku belum siap mati!” gumam si ibu terusmenerus.
Selang beberapa hari, si ibu kini punya teman satu kamar, pasien kanker lainnya.
Ternyata ia gadis cilik kira-kira seusia anaknya yang masih SMP. Ia datang dengan
tubuh kurus dan wajah pucat, namun selalu murah senyum. Cara bicaranya selalu
lembut, dan ia selalu berjilbab rapi. “Oh, kasihan sekali anak ini, masih kecil sudah
kena kanker,” pikir si ibu.

Lama-lama timbul keakraban di antara mereka. Mereka sering mengobrol.
Sebenarnya si ibu sering kesal karena gadis cilik ini banyak bicara masalah agama
Islam. Apalagi kalau sudah bicara tentang bersyukur, bersabar, optimis menghadapi
hidup ini, ridha Allah, dan lain-lain membuat si ibu semakin mendongkol. Tapi itu tak
berlangsung lama. Si ibu tak ngedumel sendirian lagi dan akhirnya menyukai setiap kata
yang keluar dari mulut gadis cilik. Yang paling senang bila ia diceritakan tentang
kondisi di luar rumah sakit bertingkat itu, karena kebetulan tempat tidur si gadis cilik
dekat dengan jendela. Si gadis cilik biasa menceritakan kondisi luar rumah sesudah ia
selesai tilawah Al-Qur`an beberapa halaman.
“Banyak anak kecil bermain di taman di bawah sana, pohon-pohon indah
menghijau, bunga-bunga berwarna-warni, burung-burung berkicau bersahut-sahutan,
dan di bawah sana tak banyak kendaraan yang lewat,” si gadis cillik menceritakan
kepada si ibu itu setiap pagi.

Tiga hari kemudian, di pagi hari, si ibu menanyakan kepada suster ke mana si
gadis cilik itu. Apakah ia sudah sembuh, kemudian pulang? Suster dengan menarik
napas dalam-dalam menjawab bahwa si gadis cilik itu sudah meninggal, karena
penyakit kankernya parah sekali. Si ibu begitu sedih. Lalu ia kembali minta diceritakan
kondisi indah di luar rumah sakit, tapi kali ini kepada suster. Suster juga dengan
menarik napas dalam-dalam mengatakan bahwa sebenarnya di hadapan jendela tempat
tidur almarhumah si gadis cilik tidak ada pemandangan yang indah. Yang ada hanyalah
tembok kokoh bercat putih tanpa pemandangan sama sekali!
“Lantas, mengapa gadis itu bercerita kepada saya tentang lingkungan yang indah
di bawah sana?” tanya si ibu penasaran. “Oh, itu karena dia ingin menghibur Anda, dan
membuat Anda tidak putus asa menghadapi penyakit,” jelas si suster,”dia juga titip
pesan ke saya, kalau dia minta maaf atas kesalahannya selama ini, dan pesannya juga
bahwa jangan berat hati untuk bersabar dan bersyukur kepada Allah.�

Syukur dan Sabar

Mari kita perhatikan pendapat-pendapat berikut tentang syukur dan sabar agar
kita mudah memasukan kedua hal itu dalam motivasi hidup dan manajemen diri kita
sehari-hari.
“Sungguh, nikmat itu bersambung dengan rasa syukur dan rasa syukur
itu dapat mempengaruhi penambahan nikmat. Keduanya beriringan
dalam satu kurun, maka tidak akan terputus tambahan nikmat dari Allah
hingga rasa syukur terputus dari seorang hamba.” (Ali bin Abi Thalib
r.a.)
“Kesabaran itu ada dua macam: kesabaran terhadap sesuatu yang kamu
benci dan kesabaran terhadap sesuatu yang kamu sukai.” (Ali bin Abi
Thalib r.a.)

Memperkuat Motivasi

Setiap orang apa pun agama, status sosial, dan latar belakangnya bisa saja
mempunyai motivasi hidup yang “hebat”. Tapi, bagi setiap muslim ke-“hebat”-an
sebuah motivasi harus mempunyai dua dimensi: dunia dan akhirat; memiliki ketinggian
tujuan: ridha Allah swt.; hasil pekerjaannya nanti bermanfaat bagi orang lain; dan
selaras dengan nilai-nilai keislaman lainnya yakni sesuai dengan nilai aqidah, ibadah,
dan akhlak.

Seperti dalam kisah dua orang pasien penderita kanker itu, ternyata si ibu kaya
raya (pasien pertama) yang hidupnya lebih dari cukup, nikmat hidup lainnya yang
cukup banyak, dan penyakitnya belum parah langsung menyikapi kondisi dirinya yang
sakit bukan dengan nilai-nilai keislaman. Belum mau besyukur dan bersabar, menyalahnyalahkan
para dokter, serta tidak menerima takdir Allah swt. sangat jelas menunjukkan
nilai-nilai keislamannya masih rapuh, belum memperkuat motivasi hidupnya.

Sementara itu, si gadis cilik (pasien kedua) meskipun stadium penyakit
kankernya sudah tinggi, hidupnya tinggal beberapa hari lagi, tidak kaya raya seperti si
ibu itu, namun ternyata lebih mampu memahami dan menggunakan nilai-nilai
keislaman untuk memperkuat motivasi hidupnya. Hidupnya menjadi optimis, bahkan
mengajari orang lain untuk hidup optimis dan tidak putus asa.

Syukur dan sabar sebagai bagian dari nilai-nilai keislaman memang secara nyata
memperkuat motivasi hidup setiap muslim. Sungguh, hadits sahih di atas menunjukkan
betapa orang-orang beriman piawai dalam urusan hidup mereka dengan �menggunakan�
syukur dan sabar, sampai-sampai Rasulullah saw. terkagum-kagum dengan mereka.
Karena itu, apa pun kondisi yang kita hadapi, senang ataupun susah, harus menjadikan
syukur dan sabar sebagai “bahan bakar” motivasi hidup kita. Wallahu a�lam.

Source: DAKTA.COM

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

Tips Menghafal Al Quran

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 11, 2008

Untuk membantu agar bisa menghafal Al-Quran dengan baik, ada banyak teknik yang perlu diperhatikan. Antara lain :

  1. Pahami makna dan tafsir ayat yang akan dihafal dengan baik dan merujuk kepada kitab-kitab tafsir yang benar. Sebab memang demikianlah dahulu para shahabat menghafal Al-Quran, yaitu dengan memahami makna dan pengertiannya. Jangan lupa juga untuk membaca asbabun nuzulnya, agar kita punya informasi jelas tentang sebab-sebab turunnya ayat tersebut. Dan tentunya akan memberikan makna tersendiri ketika kita menghafalkannya.
  2. Dengarkan lafaz-lafaz ayat itu dengan baik dan berulang-ulang. Sehingga memori ingatan kita dipenuhi dengan alunan bunyi lafaz ayat Al-Quran yang akan kita hafal. Bukankah anak kecil dengan mudah menghafal jingle iklan di televisi, padahal mereka tidak punya waktu khusus untuk menghafalkannya, bukan?
  3. Sering-seringlah melafazhkan ayat-ayat yang ingin dihafal itu dalam setiap kesempatan, jangan hanya bergantung pada saat murajaah (eveluasi) saja. Misalnya, ketika di dalam perjalanan, saat bekerja atau saat lainnya yang layak untuk melafazkankan ayat Al-Quran.
  4. Manfaatkan shalat-shalat sendirian seperti shalat sunnah untuk melakukan murajaah hafalan. Misalnya pada 10 rakaat shalat rawatib qabliyah dan ba’diyah, shalat tahiyatul masjid, shalat dhuha, qiyamullaih dan witir.
  5. Kurangi atau hilangkan secara total maksiat dan larangan-larangan Allah SWT, baik yang dilakukan oleh telinga, mata, lisan, tangan dan hati. Sebab maksiat itu bisa membuat hati menjadi lupa dan terlena. Itulah yang dahulu dirasakan oleh Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah. Kala itu oleh Waqi’, gurunya, beliau dinasehti untuk meninggalkan maksiat. Peristiwa itu tercermin dalam syiir beliau yang amat terkenal “Syakautu liwaqi’in suu’a hifdzi, fa arsyadani ditarkil ma’ashi”. Aku mengadu kepada Waqi’ tentang buruknya hafalanku, maka beliau menasehatiku untuk meninggalkan maksiat.
  6. Buka rahasia keindahan bahasa Arab pada lafaz Al-Quran itu, sebab dengan terbukanya rahasia keindahan bahasa, kita akan punya kesan yang mendalam pada lafaz yang kita baca. Dan biasanya, kesan yang mendalam itu akan sangat menguatkan memori hafalan.
  7. Jangan terlalu memasang target jumlah ayat yang terlalu sulit untuk dikejar. Biarkanlah anda sedikit bersabar dengan progres hafalan. Sebab yang penting bukan berapa banyak yang bisa dihafal dalam waktu tertentu, melainkan seberapa tajam ingat kita terhadap ayat yang kita hafal tersebut. Dan seberapa sering kita selalu melafazkannya dalam tiap detik kehidupan kita sehari-hari.
  8. Tidak ada salahnya untuk bisa ingat terus anda mempunyai ‘contekan’ kecil yang anda bawa kemana-mana. Tapi harus dijaga dengan baik agar tidak menghilangkan kehormatan kita kepada tulisan ayat Al-Quran.

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

Mengajar Bayi Membaca Metode Glen Doman

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 11, 2008

Mengajar Bayi Membaca Metode Glen Doman PDF Print E-mail
Saturday, 20 January 2007

Membaca merupakan salah satu fungsi tertinggi otak manusia dari semua makhluk hidup di dunia ini, cuma manusia yang dapat membaca. Membaca merupakan fungsi yang paling penting dalam hidup dan dapat dikatakan bahwa semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca. Anak-anak dapat membaca sebuah kata ketika usia mereka satu tahun, sebuah kalimat ketika berusia dua tahun, dan sebuah buku ketika berusia tiga tahun dan mereka menyukainya.

Tahun 1961 satu tim ahli dunia yang terdiri atas, dokter, spesialis membaca, ahli bedah otak dan psikolog mengadakan penelitian “Bagaimana otak anak-anak berkembang?”. Hal ini kemudian berkembang menjadi satu informasi yang mengejutkan mengenai bagaimana anak-anak belajar, apa yang dipelajari anak-anak, dan apa yang bisa dipelajari anak-anak.

Hasil penelitian juga mendapatkan, ternyata anak yang cedera otak-pun dapat membaca dengan baik pada usia tiga tahun atau lebih muda lagi. Jelaslah bahwa ada sesuatu yang salah pada apa yang sedang terjadi, pada anak-anak sehat, jika di usia ini belum bisa membaca.

Penelitian tentang Otak Anak
Bagi otak tidak ada bedanya apakah dia ‘melihat’ atau ‘mendengar’ sesuatu. Otak dapat mengerti keduanya dengan baik. Yang dibutuhkan adalah suara itu cukup kuat dan cukup jelas untuk didengar telinga, dan perkataan itu cukup besar dan cukup jelas untuk dilihat mata sehingga otak dapat menafsirkan. Kalau telinga menerima rangsang suara, baik sepatah kata atau pesan lisan, maka pesan pendengaran ini diuraikan menjadi serentetan impuls-impuls elektrokimia dan diteruskan ke otak yang bisa melihat untuk disusun dan diartikan menjadi kata-kata yang dapat dipahami.

Begitu pula kalau mata melihat sebuah kata atau pesan tertulis. Pesan visual ini diuraikan menjadi serentetan impuls elektrokimia dan diteruskan ke otak yang tidak dapat melihat, untuk disusun kembali dan dipahami. Baik jalur penglihatan maupun jalur pendengaran sama-sama menuju ke otak dimana kedua pesan ditafsirkan otak dengan proses yang sama.

Dua faktor yang sangat penting dalam mengajar anak:
1. Sikap dan pendekatan orang tua
Syarat terpenting adalah, bahwa diantara orang tua dan anak harus ada pendekatan yang menyenangkan, karena belajar membaca merupakan permainan yang bagus sekali.

Belajar adalah:
– Hadiah, bukan hukuman
– Permainan yang paling menggairahkan, bukan bekerja
– Bersenang-senang, bukan bersusah payah
– Suatu kehormatan, bukan kehinaan

2. Membatasi waktu untuk melakukan permainan ini sehingga betul-betul singkat. Hentikan permainan ini sebelum anak itu sendiri ingin menghentikannya.

Bahan yang sesuai:
a. bahan-bahan dibuat dari kertas putih yang agak kaku (karton poster)
b. kata-kata yang dipakai ditulis dengan spidol besar
c. tulisannya harus rapi dan jelas, model hurufnya sederhana dan konsisten

Tahap-tahap mengajar:
TAHAP PERTAMA : (perbedaan penglihatan)
Mengajarkan anak anda membaca dimulai menggunakan hanya lima belas kata saja. Jika anak anda sudah mempelajari 15 kata ini, dia sudah siap untuk melangkah ke perbendaharaan kata-kata lain.

1. Ukuran karton : tinggi 15 cm, panjang 60 cm
2. Ukuran huruf, tinggi 12,5 cm dan lebar 10 cm, serta setiap huruf berjarak kira-kira 1,25 cm
3. Huruf berwarna merah
4. Gunakan huruf kecil (bukan huruf kapital)
5. Buatlah hanya 15 kata, misal : IBU (UMMI/MAMA/BUNDA), BAPAK (ABI/PAPA/AYAH)
6. Ke-15 kata-kata pertama harus terdiri dari kata-kata yang paling dikenal dan paling dekat dengan lingkungannya yaitu nama-nama anggota keluarga, binatang peliharaan, makanan kesukaan, atau sesuatu yang dianggap penting untuk diketahui oleh sang anak.

Hari Pertama
Gunakan tempat bagian rumah yang paling sedikit terdapat benda-benda yang dapat mengalihkan perhatian, baik pendengarannya maupun penglihatannya. Misalnya, jangan ada radio yang dibunyikan.
1. Tunjukkan kartu bertuliskan IBU/AYAH atau yang lainnya
2. Jangan sampai ia dapat menjangkaunya
3. Katakan dengan jelas ‘ini bacaannya IBU/AYAH’
4. Jangan jelaskan apa-apa
5. Biarkan dia melihatnya tidak lebih dari 1 detik
6. Tunjukkan 4 kartu lainnya dengan cara yang sama
7. Jangan meminta anak mengulang apa yang anda ucapkan
8. Setelah kata ke-5, peluk, cium dengan hangat dan tunjukkan kasih sayang dengan cara yang menyolok
9. Ulangi 3 kali dengan jarak paling sedikit 1,5 jam

Hari Kedua
1. Ulangi pelajaran dasar hari pertama 3 kali
2. Tambahkan lima kata baru yang harus diperlihatkan 3 kali sepanjang hari kedua. Jadi ada 6 pelajaran
3. Jangan lupa menunjukkan rasa bangga anda
4. Jangan lakukan test, belum waktunya !

Hari Ketiga
1. Lakukan seperti hari ke-2
2. Tambahkan lima kata baru seperti hari kedua sehingga menjadi 9 pelajaran

Hari keempat, kelima, keenam ulangi seperti hari ketiga tanpa menambah kata-kata baru.

Hari Ketujuh
Beri kesempatan pada anak untuk memperlihatkan kemajuannya:
1. Pilih kata kesukaannya
2. Tunjukkan kepadanya dan ucapkan denga jelas ‘ini apa?’
3. Hitung dalam hati sampai sepuluh, Jika anak anda mengucapkan, pastikan anda gembira dan tunjukkan kegembiraan anda Jika anak anda tidak memberikan jawaban atau salah, katakan dengan gembira apa bunyi kata itu dan teruskan pelajarannya.

Ancaman
Kebosanan adalah satu-satunya ancaman. Jangan sampai anak menjadi bosan. “Mengajarnya terlalu lambat akan lebih cepat membuatnya bosan daripada mengajarnya terlalu cepat”

Pada tahap pertama ini, dua hal luar biasa telah anda lakukan:
1. Dia sudah melatih indera penglihatan, dan yang lebih penting: dia telah melatih otaknya cukup baik untuk dapat membedakan bentuk tulisan yang satu dengan yang lainnya.
2. Dia sudah menguasai salah satu bentuk abstraksi yang paling luar biasa dalam hidupnya: dia dapat membaca kata-kata. Hanya ada satu lagi abstraksi besar harus dikuasainya, yaitu huruf-huruf dalam abjad.

TAHAP KEDUA : (kata-kata diri)
Kita mulai mengajarkan anak membaca dengan menggunakan kata-kata ‘diri’ karena anak memang mula-mula mempelajari badannya sendiri.
1. Ukuran karton 12,5 tinggi dan 60 cm panjang
2. Ukuran huruf 10 cm tinggi dan 7,5 cm lebar dengan jarak 1 cm
3. Huruf dan warna seperti tahap pertama
4. Buat 20 kata-kata tentang dirinya, misalnya: tangan kaki gigi jari kuku lutut mata perut
lidah pipi kuping dagu dada leher paha siku hidung jempol rambut bibir
5. Dari 3 kelompok kata masing-masing 5 kata di tahap awal, ambil masing-masing 1 kata lama dan tambahkan dengan 1 kata baru di tahap kedua
6. Dari 20 kata baru pada tahap kedua, ambil 10 kata dan jadikan 2 kelompok kata masing-masing 5 kata

7. Jadi sekarang anda memiliki:
– 3 kelompok kata dari tahap pertama yang sudah ditambah kata-kata baru
– 2 kelompok kata baru dari tahap kedua
– total 5 kelompok kata = 25 kata
8. Lakukan seperti tahap pertama
9. Setelah 5 hari ganti 1 kata dari masing-masing kelompok dengan kata baru, sehingga anak mempelajari 5 kata baru.
10. Setelah itu setiap hari ganti 1 kata lama dari masing-masing kelompok data dengan 1 kata baru. Dengan demikian setiap hari anak belajar 5 kata baru masing-masing satu dalam setiap
kelompok kata, dan 5 kata lama diambil setiap harinya.

TIPS:
1. Usahakan jangan ada 2 kata yang dimulai dengan yang sama secara berurutan, misalnya ‘lidah’ dengan ‘lutut’
2. Anak-anak usia 6 bulan sudah bisa diajarkan. Lakukan dengan cara yang persis sama kalau anda mengajarnya berbicara
3. Ingat, membaca bukan berbicara
4. Usaha mengajar bayi membaca dapat membaca dapat mempercepat berbicara dan memperluas perbendaharaan kata.

TAHAP KETIGA : (kata-kata ‘rumah’)
Sampai tahap ini, baik orang tua maupun anak harus melakukan permainan membaca ini dengan kesenangan dan minat besar. Ingatlah bahwa anda sedang menanamkan cinta belajar dalam diri anak anda, dan kecintaan ini akan berkembang terus sepanjang hidupnya. Lakukan permainan ini dengan gembira dan penuh semangat.
1. Ukuran karton 7,5 cm tinggi dan 30 cm panjang
2. Ukuran huruf 5 cm tinggi dan 3,5 cm lebar dengan jarak lebih dekat
3. Huruf dan warna seperti tahap tahap kedua
4. Terdiri dari nama-nama benda di sekeliling anak serta lebih dari 2
suku kata, misalnya: kursi, meja, dinding, lampu, pintu, tangga,
jendela, dll
5. Gunakan cara pada tahap kedua dengan setiap hari menambah
5 kata baru dari tahap ke tiga
6. Setelah kata benda, masukkan kata milik, misalnya: piring, gelas,
topi, baju, jeruk, celana,sepatu, dll.
7. Setelah itu masukkan kata perbuatan, misalnya: duduk,
berdiri, tertawa, melompat, membaca, dll
8. Pada tahap kata perbuatan , agar lebih menarik, sambil
menunjukkan kata tersebut, anda praktekkan sambil katakana ‘Ibu
melompat’, ‘kakak melompat’, dsb

TAHAP KEEMPAT :
1. Ukuran kartu 4 cm tinggi dan 20 cm panjang
2. Ukuran huruf 5 cm
3. Huruf kecil, warna hitam
4. Tunjukkan kata demi kata seperti tahap sebelumnya lalu gabungkan misalnya
‘ini’ dan kata ‘bola’ menjadi ‘ini bola’.
5. Lakukan beberapa kata beberapa kali setiap hari.

TAHAP KELIMA : (susunan kata dalam kalimat)
1. Pilihkan buku sederhana dengan syarat :
Perbendaharaan kata tidak lebih dari 150 kata Jumlah kata dalam 1 halaman tidak lebih dari 15-20 kata
Tinggi huruf tidak kurang dari 5 mm
Sedapat mungkin teks dan gambar terpisah.
Carilah yang mendekati persyaratan tersebut

2. Salinlah kata-kata yang ada setiap halaman tersebut ke dalam satu kartu kira-kira ukuran 1 kertas A4. Huruf hitam, ukuran tinggi huruf 2,5 cm. Jumlah kartu ‘susunan kata-kata’ sama dengan jumlah halaman buku. Ukuran kartu harus sama walaupun jumlah kata tidak sama. Sekarang anda sudah mempunyai kartu-kartu dengan kata-kata yang ada dalam setiap halaman buku yang akan dibaca anak. Lubangi sisi kartu-kartu untuk dijilid menjadi sebuah buku yang isinya sama namun ukurannya lebih besar.

3. Bacakan kartu demi kartu pelan-pelan, sehingga anak belajar kalimat demi kalimat.
4. Bacakan dengan ekspresi sesuai dengan kalimat bacaan.
5. Lakukan secara rutin, minimal 5 kartu sebanyak 3 kali selama 5 hari.
6. Ketika membaca kartu pada hari lainnya, kartu yang lama sebaiknya diulang. Setelah selesai kartu-kartu dibaca, simpanlah beurutan di dalam sebuah map atau dibinding deperti buku.
7. Pada saat selesai 1 buku, berilah ijazah yg ditandatangani ibu, yg menyatakan bahwa pada hari ini, tanggal ini, pada usia anak sekian, telah selesai dibaca buku ini.

TAHAP KEENAM : (susunan kata dalam kalimat)
Pada tahap ini, anak sudah siap membaca buku yg sebenarnya, karena dia sudah 2 kali melakukan hal itu. Perbedaan ukuran huruf dari 5 cm (Tahap 4), 2,5 cm (Tahap 5) dan 5 mm (Tahap 6 ini) adalah sangat berarti khususnya bagi anak yang masih sangat muda, karena itu juga berarti anda membantu mendewasakan dan memperbaiki indera penglihatannya.

Kunci Keberhasilan
1. Jangan membosankan anak
2. Jangan memaksa anak
3. Jangan tegang
4. Jangan mengajarkan abjad terlebih dahulu
5. Bergembiralah
6. Ciptakan cara baru
7. Jawablah semua pertanyaan anak
8. Berilah buku bacaan yang bermutu

Penutup
Pada dasarnya anak memiliki kemampuan yang luar biasa, khususnya pada usia yg semakin kecil. Hanya diperlukan perhatian, kemauan,ketekunan serta yang utama kasih sayang orangtua untuk membuatnya mampu mengeluarkan potensinya yg luar biasa tsb.

Keinginan orangtua pada umumnya adalah :
1. Menginginkan anak mereka bahagia di dalam hidupnya dengan
menjadikan anak mereka tangguh dan siap bersaing.
2. Untuk itu dibutuhkan anak yg cerdas baik rasional maupun
emosional serta rasa ingin tahu yang besar.
3. Anak dapat diketahui rasa ingin tahunya yang besar dari banyaknya
pertanyaan yg diajukannya.
4. Untuk memuaskan rasa ingin tahunya, anak harus dibimbing supaya
suka membaca.
5. Agar anak suka membaca, dibutuhkan kemampuan membaca dan sarana
untuk membaca yang tidak lepas dari buku.

Jadi, dengan buku yg merupakan “JENDELA ILMU”, anak akan mampu membuka cakrawala kehidupan masa depannya dengan keceriaan. (Ikatan Dokter Indonesia)

“Selamat berkarya untuk anak-anak tercinta !”

Sumber: Buku “Mengajar Bayi Membaca” – Glenn Doman

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

TIPS SEDERHANA PENULISAN ARTIKEL NONFIKSI

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 11, 2008

TIPS SEDERHANA PENULISAN ARTIKEL NONFIKSI PDF Print E-mail

Written by Jonru
Thursday, 23 June 2005
Bagi saya pribadi, menulis artikel nonfiksi justru lebih mudah ketimbang fiksi (cerpen, novel, dst). Entah kenapa, saya sendiri tidak tahu. Tapi walau begitu, saya ingin menjadi penulis fiksi dan nonfiksi sekaligus, karena keduanya punya keunggulan masing-masing.Untuk artikel nonfiksi, menurut saya, kiat dasarnya cukup sederhana. Kita hanya membutuhkan “bahan dasar” sebagai berikut:

1. Ide
2. Berpikir sistematis
3. Data (ini cukup relatif, karena ada juga artikel yang bisa ditulis tanpa harus mencari data)
4. Fokus pada masalah. Jangan suka melebarkan topik ke mana-mana.
5. Satu alinea = satu ide.

Jika kelima poin ini sudah kita miliki, maka Insya Allah, menulis nonfiksi bisa menjadi pekerjaan yang sangat mudah.

Untuk lebih jelasnya, mari kita pelajari contoh sederhana ini.

1. Ide

Ide itu ada di mana-mana. Kali ini, kita mengambil contoh ide yang sederhana saja, yakni: “saya ingin membaca buku sebanyak-banyaknya, tapi saya tidak punya waktu dan tidak punya uang untuk membeli buku yang banyak.”

Nah, ini adalah ide yang cukup bagus dan bisa kita angkat menjadi sebuah tulisan. Di dalam ide ini terdapat sebuah masalah yang dapat kita kembangkan nantinya.

2. Berpikir sistematis

Setelah idenya ketemu, saatnya kita berpikir sistematis. Menurut saya, berpikir sistematis ini penting sekali. Salah satu kegagalan para penulis pemula adalah: mereka belum terbiasa berpikir secara sistematis. Akibatnya, mereka punya ide, tapi bingung harus mulai dari mana, bagaimaan cara mengembangkannya, dan seterusnya. Karena itu, kalau kita ingin jadi seorang penulis nonfiksi yang berhasil, cobalah mulai berlatih berpikir sistematis. Begitu ada ide, kita analisis dia secara runut, poin per poin, langkah demi langkah.

Dari contoh di atas, mari kita coba mengembangkannya berdasarkan pemikiran yang sistematis:

1. Saya berpendapat bahwa membaca itu sangat penting. Karena itu, saya harus membaca buku sebanyak-banyaknya. Tapi saya punya kendala nih.
2. Kendala #01: Saya tak punya waktu yang banyak. Saya kan sibuk, banyak kerjaan, dst…
3. Kendala #02: Uang saya terbatas, sehingga saya tidak bisa membeli buku yang banyak.
4. Alternatif pemecahan masalah:
1. Pinjam di perpustakaan.
2. Pinjam buku ke teman. Perluas pergaulan sehingga makin banyak teman yang bisa meminjamkan buku.
3. Membaca ketika dalam perjalanan.
4. Membaca di sela-sela tugas kantor.
5. Sering-sering browsing di internet.
6. Dan seterusnya.
5. Pembahasan terhadap “alternatif pemecahan masalah”:
1. Tentang pinjam di perpustakaan: Wah, tidak bisa! Saya juga tak punya waktu untuk minjam ke perpustakaan. Lagipula, saya seringkali belum membaca bukunya, padahal sudah saatnya dikembalikan lagi.
2. Tentang pinjam ke teman: wah, teman saya sedikit. Saya kan orangnya kuper.
3. Dan seterusnya…
6. Pemecahan masalah secara menyeluruh.
7. Kesimpulan

Nah, dari sistem berpikir sistematis tersebut, kita sudah menemukan KERANGKA KARANGAN. Ya, kerangka karangan ini sangat penting, karena dari sini kita bisa mengembangkan tulisan. Kerangka tulisan ini bisa kita tulis di kertas, atau cukup disimpan di kepala saja. Terserah kita memilih yang mana, tergantung kebiasaan dan kemampuan masing-masing.

3. Data

Alangkah bagusnya jika tulisan ini kita lengkapi dengan data pendukung. Misalnya: berapa koleksi buku yang telah saya miliki, berapa rata-rata harga buku. Dari total penghasilan saya, berapa rupiah yang dapat saya sisihkan untuk membeli buku. Dan seterusnya. Data ini akan membuat tulisan kita lebih “kaya”.

4. Fokus. Jangan melebarkan topik

Nah, ini adalah masalah yang seringkali tidak kita sadari ketika menulis. Sebab, kita merasa bahwa apa yang kita tulis masih berhubungan dengan tema utamanya, padahal sebenarnya tidak terlalu berhubungan, dan tidak perlu dibahas.

Misalnya begini:
Ketika menulis tentang ide di atas (kendala saya dalam membaca buku), kita tanpa sadar membahas tentang “gerakan gemar membaca yang dicanangkan pemerintah.” Kita uraikan tema ini panjang lebar, ditambah berbagai data penunjang.

Hm, kalau tema ini dibahas sekilas saja, mungkin tidak terlalu masalah, karena justru bisa menjadi penguat argumen kita bahwa membaca itu memang sangat penting. Dan memang, tema “gerakan gemar membaca” ini masih berkaitan erat dengan ide yang sedang kita tulis. Masalahnya adalah, jika kita mulai membahas tema tambahan ini secara panjang lebar, tulisan kita menjadi tidak fokus lagi. Di dalamnya sudah ada dua tema besar yang sama-sama kuat. Dan pembaca nantinya akan bingung, “si penulis ini sebenarnya sedang membahas apa, sih?”

5. Satu ide dalam satu alinea/paragraf

Ini sebenarnya sudah kita ketahui bersama, karena sudah diajarkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia sejak SD. Tapi mungkin kita sudah lupa atau kurang membiasakan diri.

Untuk jadi penulis yang baik, menaati asas “satu ide satu alinea” itu sangat penting, dan sangat membantu kita untuk bisa fokus pada ide utama tulisan, untuk membuat tulisan yang sistematis. Kalau asas ini kita langgar, bisa saja idenya berloncatan dari sana ke mari. Ide A sudah dibahas di alinea 1, eh.. dibahas lagi di alinea 7. Ide B dibahas bersama ide A di alinea 1, lalu ide B muncul lagi di alinea 9. Demikian seterusnya. Kan jadi mumet membacanya!

Untuk membuat tulisan yang menaati rumus “satu alinea = satu ide”, sebenarnya sangat mudah, dan juga sudah kita dapatkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia ketika SD dulu. Caranya: Buatlah satu kalimat sebagai kalimat pokok. Lalu buat kalimat-kalimat lainnya sebagai penjelasan atau pengembangan dari kalimat pokok ini.

Contoh:

Membaca buku adalah pekerjaan wajib bagi setiap penulis. Tanpa membaca, tulisan mereka akan kering, tidak kaya karena miskin referensi. Semakin banyak membaca buku, maka semakin banyak bahan atau ide yang didapatkan oleh si penulis.

Kalimat pokok pada alinea di atas adalah “Membaca buku adalah pekerjaan wajib bagi setiap penulis.” Selebihnya hanyalah penjelasan atau pengembangannya.

Berikut adalah contoh alinea yang jelek karena di dalamnya terdapat lebih dari satu ide.

Membaca buku adalah pekerjaan wajib bagi setiap penulis. Selain itu, penulis juga harus pintar-pintar mencari inspirasi. Inspirasi itu datangnya bisa dari mana saja. Dengan membaca, penulis akan mendapat inspirasi yang banyak. Kalau inspirasi Anda sedang macet, cobalah berdiskusi dengan teman-teman Anda.

Coba Anda perhatikan. Alinea ini sangat tidak fokus pada satu ide, dan terkesan seperti ringkasan deri sebuah tulisan yang panjang. Hindarilah teknik penulisan yang seperti itu.

* * *

Nah, menurut saya, inilah tips utama dalam menulis karya nonfiksi. Selanjutnya, yang dibutuhkan hanyalah latihan dan penambahan jam terbang.

Ok deh, semoga bermanfaat dan maaf bila tidak berkenan.

(source : www.penulislepas.com)

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

Tips Sukses Menjalani Pacaran

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 11, 2008

Tips Sukses Menjalani Pacaran

Cinta terkadang membuat seseorang menjadi hilang akal sehatnya karena apa yang mereka lihat dilakukan dengan perasaan bukan memakai logika. Hal ini wajar terjadi karena hal ini menyangkut jiwa seseorang yang sedang mengalami sesuatu yang special terhadap lawan jenisnya yang bahasa ngetrendnya FALLING IN LOVE.

Tanda-tanda seseorang yang sedang mengalami jatuh cinta akan mudah dilihat. Kita biasanya akan merasa berbeda bila bertemu orang yang kita suka. Kadang salah tingkah, jantung bergetar kencang, dan parahnya lagi, kata-kata yang sudah susah payah kita persiapkan sebelumnya, secara otomatis radak buyar karena konsentrasi kita terganggu. Ya..ini masih tergantung ama orangnya tapi pada umumnya.

Terkadang kita masih salah mengartikan WHAT THE LOVE IS. Kita menganggap bahwa cinta itu nggak perlu, yang penting dia suka kita suka dan ketika kita nggak suka lagi, ya udah putus. Toh kan masih banyak wanita, mumpung masih remaja, puasin dulu donk hidupkan hanya sekali, masa remaja hanya sebentar. Nah ini paradigma yang salah, WHY? Kalau kita mau mencari kebahagian, mulailah mengartikan semuanya dengan benar tanpa ada keegoisan dalam diri kita, mulai lah mencintai orang dengan setia tanpa memanfaatkan keadaan yang mungkin akan membuat orang sakit hati. La untuk apa kita setia? kita kan masih remaja, belum mengarah keseriusan, kita kan masih mau menikmati hidup remaja. Iya kita tahu kita adalah seorang remaja, tapi dalam hal ini, kita nggak bisa main-main karena hal ini akan menentukan bagaimana kita tua nanti. Gambaran kita remaja adalah awal gambaran kita ketika kita tua. Kalau kita terbiasa hidup main-main dan menganggap semuanya enteng, kita akan terbiasa melakukannya hingga kita nggak sadari bahwa kita sudah tua. Jadi mulailah belajar mencintai orang dengan tulus tanpa memandang apapun, dengan itu kita akan bisa merasakan hidup bahagia tanpa menyakitkan orang lain.

Masih bicara love. Have you ever heard about THE REAL LOVE? Ya mungkin sebagian orang sudah tahu tapi apa salahnya kita mengulang apa itu the real love. The real love adalah cinta yang benar-benar bisa menerima apa adanya cinta. Maksudnya, cinta itu nggak memandang apa kita cantik atau ganteng, kaya, pinter, atau lainnya. Cinta hanya memandang hati kita, menerima semua kekurangan kita dan menganggap kita adalah sempurna dengan kelemahan dan kelebihan yang kita punya. Walaupun kita terkadang nggak bisa memiliki cinta tersebut karena seseorang yang kita cintai menyukai orang lain, kita masih dapat memelihara cinta itu dengan melihat dia bahagia dengan pasangannya. Emang sih agak sulit, tapi kalau kita mencintainya dengan tulus, tentu kita akan merasa bahagia melihat dia tersenyum yang mungkin nggak akan didapat jika dia jalan ma kita. Nah inilah cinta sesungguhnya. Cinta tu nggak akan menyakitkan kalau kita dapat mendefinisikan apa itu cinta. Orang yang merasa sakit hati karena pasangannya bukan dikarenakan cinta, tapi bagaimana mereka melakukannya, cara mereka dalam menjalani komitmen yang mereka sudah buat, dan yang paling penting bagaimana mereka mendefinisikan cinta. Inget lo, cinta nggak pernah salah karena cinta adalah anugrah tuhan yang diberikan kepada manusia untuk dapat saling mengasihi dan hidup damai.

Faktor yang menyebabkan seseorang putus ma pasangannya sebenarnya terjadi karena simpel aja. Biasanya dikarenakan mereka tidak percaya ma pasanganya masing-masing sehingga terkadang sering curigaan dan akhirnya berantem, putus deh. Jadi, jika kita mau tetap langgeng ma pasangan kita, kita harus menanem tu yang namanya SALING PERCAYA. Karena jika kita udah bisa melakukannya, kita akan merasa tenang ma pasangan kita masing-masing tanpa ketakutan dia akan mendua. Kedua, kita harus TERBUKA ma dia, kita ceritakan deh apa yang sedang terjadi ma kita, seperti ada wanita lain suka ma kita, kita lagi ada masalah, dan lain-lain. Jadikan dia tempat curhat kita atau disebut Phsykiater pribadi dan sebaliknya. Kenapa harus terbuka? Karena biasanya kalau kita nggak terbuka, akan terjadi salah paham yang akan merusak kepercayaan dia bahkan putus. Ketiga, kita harus JUJUR ma pasangan kita, kalau kita bicara harus yang sebenarnya kecuali ada hal lain yang mungkin nggak harus bicara jujur demi kebaikan bersama tanpa ada yang dirugikan. Dan yang keempat, kita harus jaga tu namanya KESETIAAN. Jadi gampangkan mempertahankan hubungan kita, kenapa harus dibuat susah, ya nggak? Ya donk pastinya.

http://naunganlove.wordpress.com

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

Kiat sukses belajar bahasa Inggris

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 11, 2008

Kiat sukses belajar bahasa Inggris
Sebelum mulai membaca, anda perlu tahu bahwa: Belajar bahasa Inggris memerlukan aksi. Anda mungkin saja sudah mengetahui tips belajar bahasa Inggris, tetapi jika Anda tidak mulai melaksanakannya, kamu tidak akan mencapai keberhasilan apapun.

Oleh karena itu metode ini tidak hanya dibaca saja; tetapi juga dibaca dan dilaksanakan. Kamu memerlukan dua hal untuk belajar bahasa Inggris dengan baik yaitu
1. Passion dan
2. Metoda belajar yang efektif – dan yang paling penting adalah passion.

Berikut ini adalah hal-hal yang dapat kamu lakukan ketika kamu merasa tidak suka belajar bahasa Inggris:

· Imaginasikan dirimu di masa depan
1. Bayangkan dirimu dapat berbicara dengan native speakers seperti halnya anda berbicara dalam bahasa pertamamu.
2. Bayangkan orang lain ingin berbicara selancar anda.
3. Bayangkan mudahnya menulis e-mail ke siapa saja di seluruh dunia. Bermanfaat sekali membaca sebuah artikel tentang manfaat mengetahui bahasa Inggris dengan baik.

· Ingat bahwa anda sudah baik.
1. Anda sudah tahu sedikit bahasa Inggris (kamu sedang membaca sebuah artikel bahasa Inggris sekarang). Ini adalah sebuah kesuksesan yang besar!
2. Sekarang waktunya untuk kesuksesan yang lebih besar. Waktunya untuk memulai dengan metode belajar yang lebih efektif. Saatnya untuk mendapatkan pengetahuan bahasa Inggris yang impresif.

· Gunakan bahasa Inggris kapan saja.
Ini sangat-sangat penting. Semakin banyak anda memakai bahasa Inggris, semakin banyak yang ingin anda pelajari. Karena bahasa Inggris itu begitu popular, anda dapat menggunakannya dimana-mana.
1. Anda dapat menggunakan Yahoo untuk menemukan website berbahasa Inggris dengan informasi yang menarik.
2. Anda dapat menonton film kartun Amerika, anda dapat bermain game petualangan di komputer anda,
3. Membaca buku yang menarik dalam bahasa Inggris atau anda dapat menulis hal-hal yang menarik. Jika anda melakukan hal-hal ini, anda tidak hanya menikmati dan belajar bahasa Inggris.
4. Jika anda melihat bahwa sebuah kata baru membuat anda mengerti TV show favoritmu (atau berkomunikasi dengan orang lain atau mengalahkan sebuah game komputer), kamu akan ingin belajar lebih banyak kata.

· Berbicaralah kepada siapa saja tentang bahasa Inggris.
Ini adalah metoda yang sederhana, tetapi sangat efektif.

· Temukan teman yang juga belajar bahasa Inggris.
Jika kamu dapat menemukan seseorang yang belajar bahasa Inggris dan berada pada ketrampilan yang sama, kamu akan berada pada situasi yang baik sekali:
1. Kamu akan memiliki seseorang untuk diajak berbicara dalam bahasa Inggris.
2. Percakapan ini akan meningkatkan minatmu dalam bahasa Inggris.
3. Belajar akan menjadi lebih mudah, karena kamu bisa mendiskusikan masalahmu dengannya.
4. Kamu akan belajar lebih banyak tentang bahasa Inggris, karena kamu ingin lebih baik dari pada temanmu.
Kamu harus bertemu dengan temanmu secara teratur. Idealnya dia sebaiknya tinggal di dekatmu, pergi ke sekolah yang sama. Jika kamu benar-benar tidak dapat menemukan seorangpun yang ingin belajar bahasa Inggris denganmu, kamu bisa mencoba menemukan seseorang dengan menggunakan e-mail. Ini adalah solusi yang kurang begitu efektif: percakapanmu akan lebih sedikit, dan sulit untuk berkompetisi dengan seseorang yang tidak begitu mengenalmu.

· Investasikan sejumlah uang untuk belajar bahasa Inggris.
Jika kamu menghabiskan uangmu untuk sesuatu yang berharga maka kamu ingin menggunakannya. Contohnya, jika kamu membeli raket tenis yang mahal, kamu akan pergi bermain tenis setiap hari. Hal ini berlaku pula dengan bahasa Inggris. Jika kamu ingin meningkatkan keinginanmu belajar bahasa Inggris, belilah kamus yang baru, buku bahasa Inggris yang baik, langganan TV cable.
Ingat belajar bahasa Inggris membutuhkan aksi. Satu aksi yang kecil lebih berguna daripada membaca ratusan artikel.

Sumber: http://www.geocities.com/celmalang/kiat

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

Tips Sukses belajar Bahasa Asing

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 11, 2008

Tips Sukses belajar Bahasa Asing

Belajar setiap hari
Belajar bahasa asing merupakan proses bertahap. Jika ingin
berhasil, Anda tidak boleh berhenti belajar, satu hari sekalipun.
Ambillah kursus atau belajarlah secara mandiri selama 1-2 jam
setiap hari bila ingin mendapatkan hasil yang maksimal.

Membagi waktu belajar dalam beberapa periode
Fokus yang berbeda harus diterapkan pada masing2 periode.
Jika belajar bahasa inggris misalnya: satu periode untuk belajar
kosa kata, periode laen untuk tata bahasa dsb.

Ikuti dan berpartisipasi dalam kelas.
Pertemuan di kelas merupakan tantangan dan peluang bagi
anda untuk belajar secara praktis. Lakukan pemanasan sebelum
memulai percakapan di dalam kelas. Carilah materi serta
kosa kata tertentu.

Buatlah diri anda nyaman di dalam kelas
bergaullah dengan teman sekelas. Temui guru/ trainer di luar
kelas agar anda mengenal baik dirinya.

Buatlah latihan yang sesuai dengan berbagai tes yg dihadapi
Jika tes dimaksudkan untuk menguji kemampuan menulis,
maka pelajarilah dengan cermat cara penulisan dalam
bahasa asing tersebut.

Segera meminta pertolongan bila memerlukannya
Maanfaatkan para tutor/guru membimbing anda semaksimal
mungkin. Buat kelompok diskusi antara anggota kursis
dalam satu kelas. Jangan menunggu hingga telat/terlupakan.

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

ps Mengatasi Stres 2: “Ingin Kaya, Bencilah Dunia

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 11, 2008

Stres dan bingung dalam menjalani hidup tidak akan sembuh dengan pergi ke dukun, paranormal atau tempat lain di luar ketentuan yang digariskan Allah SWT dan Rasulullah SAW. Oleh karena itu, jangan sekali-kali manusia melampiaskan stres dan kebingungannya pada tempat yang salah. Tips atau resep jitu nan dahsyat untuk menghilangkan stres adalah Bersedekah.

Bagi orang kaya yang memiliki uang dan harta benda, sedekah yang afdol adalah dengan uang dan hartanya. Sebesar apapun harta benda harus berani disedekahkan kepada manusia yang membutuhkan jika manusia ingin selamat di dunia dan akhirat serta ketenteraman hidup. Manusia boleh kaya dengan uang atau harta benda, namun tidak boleh mencintainya. Cinta hanya boleh ditambatkan kepada Allah dan Rasulullah SAW.

Memang manusia tidak mudah membenci harta dunia dengan sekaligus. Namun untuk menghindari cinta dunia, salah satu langkah yang harus ditempuh adalah membiasakan diri untuk bersedekah. Begitu mendapat rezeki uang atau lainnya, harus dipaksa mengeluarkan sedekah minimal 2,5 persen. Bahkan lebih banyak misalnya 10%, 20% atau lebih baik. Jadikan sedekah menjadi suatu kebiasaan hidup yang terus bertambah.

Sedekah tidak membuat manusia miskin. Justru dengan sedekah Allah SWT berjanji akan melipatgandakan hartanya minimal 10 kali lipat hingga lebih dari 700 kali. Belum ada bukti sejarah bahwa seorang ahli sedekah jatuh melarat dan sengsara lantaran terlalu banyak memberikan harta bendanya kepada orang lain.

Yang selalu terjadi adalah ahli sedekah atau dermawan atau lomo, semakin banyak harta benda, terbebas dari balak dan bencana. Terbebas dari segala penyakit berat. Lebih tertata kehidupannya. Keturunan terjaga dari segala kekurangan. Terhindari dari perbuatan jahat. Terhindari dari murka Allah. Selalu optimis dalam menjalani hidup. Lihatlah teladan Rasulullah SAW, para sahabat, tabiin hingga ulama akhirat. Mereka bersedekah minimal 25 persen bahkan memberikan semua harta bendanya untuk kepentingan agama, kenyataannya tidak tambah miskin. Seluruh keturunannya dijaga Allah dari kefakiran.

Abdurahman bin Auf, sahabat Nabi SAW yang kaya raya, 100 persen hartanya disedekahkan tidak membuat beliau miskin. Bahkan selalu bertambah kaya. Sehingga para kekasih Allah tersebut menempuh jalan kaya dengan membenci dunia. Biarpun harta melimpah, namun beliau lebih memilih mencinta Allah dan Rasulullah SAW karena jaminan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Sementara bagi manusia yang tidak memiliki harta benda, tetap juga diperintahkan untuk bersedekah dengan tenaganya. Kalaupun tenaga pun tidak berdaya, maka Allah tetap mengharuskan bersedekah dengan senyum. Jangan terbalik punya harta tapi hanya sedekah senyum. Ingin bukti silakan coba amalkan. (By: Abu Muhammad Dhiyaul Haq)


Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

10 Tips Sukses Dalam Kehidupan

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 11, 2008

10 Tips Sukses Dalam Kehidupan

successSepuluh tahun yang lalu, kalau saya ditanya apakah tip sukses saya, mungkin saya tidak bisa menjawab. Sekarang, sukses bagi saya bukanlah ketika buku saya menjadi best-seller atau ketika menerima pujian untuk artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal terkemuka di Inggris Raya. Sukses bukan pula ketika saya dan suami berhasil juga membeli rumah di San Francisco Bay Area dengan keringat sendiri setelah hampir sepuluh tahun merantau di Negeri Paman Sam.

Sukses bagi saya adalah mindset. Sukses adalah saya; saya adalah sukses. Sukses bukan tujuan, bukan pula perjalanan. Success is about being dan becoming.

Berani dan overconfident kedengarannya? Mungkin, yang jelas ribuan bahkan jutaan manusia “sukses” di dunia alias manusia bermental juara mempunyai mindset seperti ini.

Apakah Anda perlu menjadi juara tenis tingkat Wimbledon atau juara golf profesional di PGA Pebble Beach untuk disebut “sukses”? Apakah Anda perlu mengendarai Corvette dan Lexus SUV hybrid? Jelas tidak. Seorang bermental juara alias bermindset “orang sukses” bisa jadi hanyalah seorang salesman saja.

Ambillah contoh Bill Porter, seorang salesman door-to-door dari Portland, Oregon yang terlahir dengan cerebral palsy. Ia berjalan kaki setidaknya 10
mil perhari selama 40 tahun dengan tertatih-tatih setiap hari tanpa mengeluh. Hebatnya, karena tubuhnya bagian kiri tidak bekerja sebagaimana
orang normal, ia sebenarnya sangat sulit untuk berjalan tegak dan berbicara dengan jelas. (Baca www.billporter.com, film “Door to Door” dan buku
berjudul “Ten Things I Learned from Bill Porter” oleh Shelly Brady.) Dengan penghasilan pas-pasan dari seorang salesman rumah ke rumah, jelas di mata oang awam ia tidaklah termasuk kategori “sukses secara finansial.”

Namun, bagi saya, Bill Porter adalah salah satu orang paling sukses di dunia yang amat sangat saya kagumi. Salah satu cita-cita saya adalah bertemu muka dengan beliau suatu hari.

Nah, lantas apa resep 10 tip sukses ala Jennie?

**

front cover*Satu*, bersyukurlah atas hari ini. “Just to be alive is a grand thing,” kata Agatha Christie, salah satu novelis detektif terkemuka. Jauhkanlah
perasaan depresi dan sedih tanpa juntrungan. Jalani setiap hari dengan hati penuh syukur. Ingatlah akan Bill Porter. Kalau dia bisa jadi seorang
salesman berhasil, apapun yang Anda inginkan sebenarnya pasti bisa tercapai.

**

*Dua*, belajarlah seakan-akan Anda akan hidup selamanya, hiduplah seakan-akan Anda akan mati besok. Mohandas Gandhi pernah berkata demikian, “Live as if you were to die tomorrow, learn as if you were to live forever.” Belajar terus, upgrade diri terus dengan berbagai cara baik yang memerlukan effort maupun effortlessly.

**

*Tiga,* setiap ketrampilan pasti ada penggunanya. Ini saya dapat dari salah satu sahabat saya seorang wanita blonda dari San Diego.
Sahabat saya Crystal ini pernah membesarkah hati saya, “There are all kinds of writers, there are all kinds of readers.” Ketika saya down karena merasa incompetent bertarung dengan penulis-penulis lokal di sini, Crystal mengingatkan bahwa setiap jenis penulis pasti ada pembacanya
(niche). Find your niche, so you find your place in the world.

**

*Empat*, bukalah jalan sendiri, orisinil. Ralph Waldo Emerson once said, “Do not go where the path may lead, go instead where there is no path and leave a trail.”

**

*Lima,* belajar mencintai apa yang Anda punyai, bukan berangan-angan akan apa yang Anda tidak miliki. Use whatever you have at hand, impian hanya akan menjadi nyata kalau Anda menggunakan instrumen yang kasat mata saat ini juga.

**

*Enam*, lihat apa yang kelihatan dan lihat apa yang belum kelihatan. Gunakan visi dan misi untuk mengenal apa yang Anda tuju. Seringkali, apa yang belum kelihatan adalah blue print untuk sukses Anda. Begitu kelihatan, ia akan menjadi semacam de ja vu.

**

*Tujuh*, telan kepahitan hidup dan bersiap-siaplah dalam menyongsong hari baru. Setiap hari adalah hari baru. Bangunlah tiap pagi dengan hati yang curious akan apa yang akan Anda alami hari itu. Be excited, be courageous to start the day.

**

*Delapan,* semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan menerima. The more you give, the more you get in return. Dalam marketing, ini mungkin disebut sebagai taktik public relations atau publicity. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, ini juga berlaku tanpa diselipi dengan iming-iming tertentu. Saya sendiri sudah membuktikannya. Semakin banyak kita memberi (dalam arti luas, tidak terbatas uang dan materi), semakin besar penghargaan dan berkat yang kita terima.

**

*Sembilan*, jadilah mentor diri sendiri. What would Oprah do? Itu yang saya pakai sebagai ukuran. Saya tidak memilih Nabi atau pembesar negara, namun seorang wanita berkulit berwarna yang telah membalikkan nasibnya sendiri menjadi salah satu orang berpengaruh di dunia.

**

*Sepuluh*, saya eksis dengan maupun tanpa tubuh saya. Setidak-tidaknya sekali sehari, saya mengingatkan diri sendiri bahwa hidup ini bukanlah untuk selamanya. Maka berbuatlah terbaik pada saat ini juga. Jangan tunggu-tunggu lagi. “Just do it,” kata Cher di Farewell Concertnya beberapa tahun yang lampau. I do my best every chance I have. Berbuatlah terbaik di setiapkesempatan, karena itu mungkin yang terakhir.

Ingatlah sukses bukanlah tujuan, bukan pula perjalanan. Sukses adalah mindset. Bukan hanya cogito er go sum (saya berpikir maka saya ada), namun sum ego prosperitas (sukses adalah saya).

*Sumber*:
Sepuluh Tip Sukses Right Here, Right Now by Jennie S. Bev.
Jennie S. Bev is a prolific author and co-author of 17 books and
over 850 articles published in the United States, Canada, UK,
France, Germany, Singapore and Indonesia
.

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »

Tips Merancang Visi Hidup Sukses

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 11, 2008

Tips Merancang Visi Hidup Sukses

Oleh: Okke Nurtama
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka
beribadah kepada-Ku.” (adz-Dzaariyaat [51]: 56)

Siapa pun kita, apakah berprofesi sebagai mahasiswa, pelajar, karyawan,
pengusaha, kaum profesional, ataupun aktivis organisasi dan dakwah, tentu
membutuhkan “bahan bakar” berupa semangat dan motivasi tinggi dalam setiap
aktivitas kita. Namun tahukah Anda, bila motivasi yang kuat�bahkan sebisa
mungkin memiliki daya tahan yang lama�diawali dengan visi hidup yang benar, atau
dapat diistilahkan: “setiap orang harus punya idealisme”?
Manusia memang Allah swt. ciptakan sebagai makhluk dengan keunikan
tersendiri. Karena, tak ada dua manusia pun yang sama (identik) satu sama lain,
walapun mereka adalah saudara kembar. Meskipun ada perbedaan di tiap diri
manusia, namun langkah-langkah penentuan visi hidup sukses bisa diarahkan kepada
satu arah yang sama. Tentu saja dengan menitikberatkan pada konsep visi dengan
fikrah (pemikiran) yang Islami.

Berikut ini beberapa tips yang insya Allah bermanfaat sebagai bahan renungan
dan perbandingan dalam merancang visi hidup kita.

1. Perkuat niat kita bahwa kita terlahir dan hidup ke dunia untuk menjadi
hamba Allah swt. yang taat agar meraih ridha-Nya (lihat QS 51:56).

Dengan predikat hamba Allah inilah kita senantiasa wajib tunduk, taat, patuh,
setia, dan bertanggung jawab pelaksanaan dari perintah-Nya. Sebagaimana ikrar
kita, “Inna shalaatii, wanusukii, wa mahyaayaa wa mamaatii lillaahi rabbil-
‘aalamiin” menjadi pengingat dan penguat diri kita atas keberadaan kita di dunia.
Niat hidup di dunia memang akan men-shibghah (mewarnai) tujuan hidup, dan
seterusnya akan menjadi nilai misi dan visi hidup seseorang. Bagi setiap muslim,
“warna” ridha Allah” harus dimaksimalkan, sementara “warna” syahwat dan hawa
nafsu tentu saja harus dibuang jauh-jauh. Kehancuran kaum ‘Ad, Tsamud, kaumkaum
durhaka lainnya cukup menjadi bukti bagi kita bahwa niat dan perilaku
membangkang dari ketaatan pada Allah swt. bukan saja tak dapat meraih ridha-
Nya, namun juga mengakibatkan murka dan turunnya azab-Nya serta kehinaan di
dunia maupun akhirat.

2. Tentukan dan pastikan misi dan visi hidup kita, karena hal-hal tersebut
sebagai dasar kesuksesan seseorang.

Sering orang sulit membedakan mana yang termasuk misi dan mana yang
tergolong visi hidup. “Misi hidup” secara individu diartikan sebagai: kristalisasi
nilai-nilai yang diyakini kebenarannya oleh seseorang. Ini mencakup seluruh nilai
yang membentuk sifat, sikap, dan perilaku seseorang, baik nilai yang berasal dari
orang tua, keluarga, budaya, bangsa, maupun agama. Bila seseorang ditanya apa
misi hidupnya, lalu dia berkata, “Oh, saya menjalani hidup apa adanya,” atau
“Bagi saya, hidup saya ini seperti air mengalir saja,” jawaban seperti ini
menunjukkan ketidaktahuannya tentang misi hidup. Misi hidup memang bisa
positif dan bisa pula negatif. Tentu saja kita harus membuat misi hidup positif
yang mengandung prinsip-prinsip nilai berupa: kebaikan, kejujuran, keadilan,
kedamaian, kesetiaan, keselamatan, kesejahteraan, ketenteraman, dan
kebahagiaan.
Sementara itu, “visi hidup” lebih diibaratkan sebagai mimpi (bukan berkhayal),
karena kita membayangkan sesuatu yang masih bersifat harapan. Visi juga disebut
sebagai kemampuan melihat apa yang saat ini belum terwujud. Kita harus
membuat visi hidup sesuai dengan kemampuan dan kelebihan diri kita.

3. Buatlah misi dan hidup Anda dalam bentuk yang sederhana di satu tempat
khusus, seperti buku agenda (dairy) agar dapat meretensi (memperkuat)
memori otak dan �membakar� motivasi diri.

Buatlah misi hidup yang positif, yaitu yang memiliki nilai-nilai: spiritual, luhur,
menarik, fleksibel, jelas, dan singkat. Contoh: Misi Hidup Muhammad Fathoni,
dengan rincian sebagai berikut:

Pertanyaan Jawaban

Siapakah saya? Makhluk ciptaan Allah swt..
Mengapa saya ada di dunia? Untuk berbuat baik.
Apa keunggulan/kelebihan diri saya? Berpendidikan, ulet, dan kreatif.
Untuk siapa saya bekerja? Untuk masyarakat di sekitar saya.
Apa hasil/produk dari pekerjaan
saya?
Pemberdayaan orang lain.
Di mana saya mengerjakannya? Di dunia.

Misi hidup Muhammad Fathoni dalam satu kalimat:
“Saya adalah makhluk ciptaan Allah swt. yang berpendidikan,
ulet, dan kreatif yang bertekad untuk selalu berbuat baik dengan
cara memberdayakan masyarakat di sekitar saya.”

Meskipun terkesan kaku ataupun lucu, namun ini sebagai satu cara sederhana
membuat misi hidup diri kita. Anda dapat menyempurnakannya sesuai keinginan
Anda. Di kemudian hari Anda akan rasakan sesungguhnya Anda adalah manusia
yang punya potensi “luar biasa”.

4. Tentukan juga beberapa peran Anda (pekerjaan dan beberapa aktivitas) di
masyarakat. Ini merupakan langkah “menerjemahkan” misi hidup dalam
bentuk teknis.

Berikut ini contoh daftar peran Muhammad Fathoni setelah dikelompokkan dalam
peran-peran sejenis:
� Guru agama Islam
� Pembicara (Penceramah)
� Keluarga (sebagai Ayah; sebagai Suami; sebagai Anak; & sebagai Saudara)
� Warga masyarakat (di lingkungan tempat tinggal)
� Penulis buletin Jum’at
� Organisator (Pengurus koperasi; Pembina pengajian remaja)
� Pengembangan diri (Pemain bulutangkis; Membaca buku; Shalat dan ibadah
lainnya)
Anda boleh membuat daftar peran tersebut sesuai dengan kondisi yang tengah
Anda tekuni.

5. Lanjutkan dengan membuat visi peran dan rencana kerja Anda.

Anda dapat melatih memvisualisasikan visi peran Anda dengan membayangkan
bagaimana gambaran masa depan dari setiap peran Anda karyawan/wirausaha,
suami/istri, organisator, dan sebagainya setahun atau beberapa tahun mendatang
yang penuh kesuksesan.
Akhirnya, visi peran tersebut dituangkan dalam bentuk kalimat dan schedule
rencana kerja yang terukur, fleksibel, terjangkau, menarik, jelas, dan singkat.
Semoga kita bisa konsisten dengan visi awal kita dan jangan enggan untuk
mengevaluasi dan meng-up date rencana kerja Anda. Semakin seseorang
berkomitmen dengan misi-visi dan pelaksanaan kegiatan hidupnya, semakin
mempermudah tercapainya kesuksesan hidupnya. Tips di atas hanya sebagai salah
satu washilah (sarana) alternatif menuju kesuksesan yang kita idamkan. Wallahu
a’lam

Posted in TIPS & TRIKS | Leave a Comment »