JASMANSYAH

Media Shilaturrahmi, berbagi informasi & Ilmu

TIPS AMAN DALAM BERPONSEL

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 19, 2008

TIPS AMAN DALAM BERPONSEL
Jumat, 15 Februari 08 – oleh : adminMeskipun teknologi memudahkan aktivitas manusia, namun WHO menyimpulkan penggunaan ponsel secara terus-menerus selama 5-18 tahun atau lebih menimbulkan risiko tinggi terkena kanker darah (leukemia) atau kanker pangkreas. Seseorang yang sering terkena radiasi ponsel, cepat atau lambat, dapat mengalami efek detrimental pada otak.

Riset medis di Amerika menunjukkan, laki-laki yang menggunakan ponsel lebih dari 4 jam setiap hari mengalami penurunan jumlah sel mani hingga 40 persen dibandingkan laki-laki yang persentase pemakaian ponselnya rendah. Dari begitu banyak perilaku penggunaan ponsel, ada enam fakta yang ternyata secara medis berpengaruh kepada fisik si pengguna. Apa saja itu ?

1. Menggantungkan ponsel dileher atau pinggang
Menggantungkan ponsel dileher memang sudah biasa kita lakukan karena terasa lebih praktis. Namun fakta medis berbicara lain. Menyimpan ponsel di sekitar areal leher berbahaya bagi penderita arrhythmia atau gangguan irama jantung. Fungsi jantung menjadi tidak sempurna akibat pengaruh radiasi dari ponsel yang menggantung disekitar dada.
Solusi : Selalu simpan ponsel dalam tas, dompet, atau sarung dengan cara digenggam, bukan diikatkan pada pinggang atau digantungkan pada leher.

2. Langsung menempelkan ponsel di telinga ketika hubungan belum tersambung
Umumnya, begitu memencet nomor yang ingin dihubungi, pengguna langsung menempelkan ponsel di telinga untuk mendengarkan apakah nada sudah tersambung. Padahal percakapan belum dimulai sedetik pun.
Solusi : Ketika hubungan telepon belum tersambung, radiasi akan bertambah kuat. Beri selang waktu lima detik untuk kemudian menelepon ulang kembali. Lansung jawab jika ada telepon masuk.

3. Menempelkan ponsel di telinga ketika menelepon. Kelemahan suara yang dihasilkan sebuah ponsel bisa jadi alasan kenapa banyak orang yang tidak menjaga jarak sedikitpun antara telinga dan ponsel yang digunakan.
Solusi : Beri jarak antara telinga dan ponsel anda dan pilih operator dan ponsel yang mampu memberikan jaringan dan sinyal yang baik.

4. Melakukan percakapan terlalu lama. Tarif murah yang diberikan operator seperti memberi jalan tol bagi user untuk tak bosan bicara berjam-jam lewat ponsel. Padahal jika ponsel mulai terasa panas, anda tahu bahwa ada sesuatu yang tidak beres.
Solusi :
• Gunakan handsfree untuk mengurangi radiasi
• Jika terpaksa harus menelepon dalam waktu yang lama, letakkan ponsel secara bergantian di kiri dan kanan telinga setiap 1-2 menit
• Bila perlu, buat saja janji untuk ketemu

5. Berbicara sambil mojok di sudut tembok, dan berbisik-bisik saat menerima telepon. Menelepon dengan bersembunyi di sudut ruangan lebih membahayakan kesehatan. Dalam kondisi umum, penutupan sinyal di sudut ruangan dapat menyebabkan daya radiasi ponsel pada sudut tertentu bertambah besar.
Solusi :
• Usahakan untuk selalu mencari ruangan terbuka untuk berkomunikasi via ponsel.
• Jangan menggunakan ponsel untuk bergosip.

6. Menelepon sambil mondar-mandir
Tanpa disadari, sejumlah orang suka berjalan perlahan ketika menerima menelepon. Padahal menggerakkan posisi ketika menelepon dapat menyebabkan ketidakstabilan sinyal yang diterima. Kalau sudah begitu, terjadi luncuran daya tinggi dalam waktu singkat yang tidak diperlukan.
Solusi :
• Cari posisi nyaman
• Berhenti dan diam ketika menelepon, karena menelepon membutuhkan suara dan ponsel sebagai perantaranya.
• Membuat kebiasaan baru : tidak menjadi orang yang terlalu sibuk untuk sekadar menerima telepon.
• Tidak menerima panggilan telepon sama sekali jika Anda sedang bergerak.

Riset-riset yang dilakukan oleh para peneliti kesehatan ternyata ada pula yang dibenarkan oleh pakar telekomunikasi. Untuklebih detil dan jelas mengenai hal ini dapat diperoleh di FORSEL edisi Februari 2008.

By Suriyadi
From : Kompas, 4 Februari 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: