JASMANSYAH

Media Shilaturrahmi, berbagi informasi & Ilmu

MENTERI AGAMA HADIRI HAUL PESANTREN KH. ABDULLAH SYAFI’IE KE-18, 24/8/2008

Posted by JASMANSYAH pada Agustus 28, 2008

Masyarakat dan Bangsa Rindu Pemimpin Yang Arif

Foto

Sukabumi, 24/8 (Pinmas) – Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni mengatakan, masyarakat dan bangsa kita saat ini sangat memerlukan sosok ulama dan pemimpin umat yang arif, bijak dan istiqamah dalam memegang prinsip kebenaran. Mereka adalah yang memiliki ketinggian ilmu yang diikuti dengan kerendahan hati, jauh dari kecongkakan, kesombongan dan egoistis.

“Sekarang ini langka, berapa banyak ulama turun dari mimbar tapi hanya menimbulkan pertentangan,” kata Maftuh pada acara tasyakkur Pesantren Al Quran As Syafiiyah ke-18 dan Haul XXIII KH Abdullah Syafi`ie di Pesantren yang berlokasi di Pulo Air, Sukabumi, Minggu (24/8).

Menurut Maftuh, KH Abdullah Syafi`ie merupakan ulama dan pemimpin yang bijak dapat memandang persoalan dari bermacam sudut pandang, memiliki keluwesan dalam sikap, tetapi tegas dalam prinsip. “Mari kita ikuti jejaknya,” ujarnya seraya mengaku beberapa kali berjumpa, dan sering mendapat nasehat yang berharga dari almaghfurlah.

KH Abdullah Syafi`ie lahir di Kampung Bali Matraman, Jakarta 10 Agustus 1910, dan wafat 3 September 1985 dalam usia 75 tahun semasa hidupnya dikenal sebagai tokoh ulama Betawi, ahli dakwah yang mumpuni dan diterima oleh segala golongan masyarakat di tanah air.

Di dalam dakwahnya tidak pernah membicarakan hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan dan pertentangan dikalangan umat Islam, tetapi selalu membawa kepada persatuan dan ukhuwah Islamiyah. Selain itu kesederhanaan tidak pernah terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Sisi lain dari sikap dan kepribadian KH Abdullah Syafi`ie adalah kegigihan dan keseriusannya untuk memajukan umat dengan membaktikan tenaga, pikiran dan harta. “Beliau mulai usia 18 tahun terjun ke medan dakwah. Kita bayangkan betapa sulitnya pada masa penjajahan itu,” ucap Maftuh.

Pada bagian lain Menag Maftuh juga menyampaikan, bahwa untuk merubah sesuatu keadaan maka harus dimulai dari diri sendiri. “Dalam masa empat tahun memimpin Departemen Agama, pertama yang harus dilakukan adalah memperbaiki diri sendiri, menjaga diri dari aib,” tandasnya.

Acara yang dihadiri ribuan masyarakat muslim Sukabumi, juga diisi oleh siraman rohani para ulama dan habaib, pula hadir Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Gubernur Nusa Tenggara Barat terpilih M. Zainun Majdi yang merupakan menantu KH Abdurrasyid Abdullah Syafi`ie, pimpinan Pesantren Al Quran As Syafiiyah. (ks)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: